Satu
Kisah masa SMA memang tidak bisa dilupakan begitu saja. Seperti awal bab dari sebuah buku, kisah yang mengawali rangkaian kisah lainnya. Kinan, gadis SMA yang biasa saja dengan tampang yang sangat biasa saja. Nilai pun biasa-biasa saja, tak ada yang mencolok darinya. Mungkin hanya kulit kusamnya yang kontras dengan warna jilbab yang ia kenakan yang dapat menarik perhatian orang lain. Bayangkan, kulit sawo matang yang setiap hari terpapar sinar matahari saat menunggu bus itu, bertemu dengan seragam putih abu-abu khas anak SMA. Saa~ngat kontras. Sudah dekil, makin dekil pula.haha Siang itu, jam istirahat setelah pelajaran komputer adalah jam bebas untuk menggunakan lab komputer. Kinan bukanlah anak dari orang tua yang kaya, daripada menghabiskan waktu istirahat untuk membeli makanan, Kinan lebih suka menghabiskan waktu istirahat untuk mengeksplor pengetahuannya. Teman lain pun begitu, tapi mereka lebih suka jajan dulu baru menuju ke lab komputer. Kinan harus hema...